Pada kegiatan latihan menembak yang digelar pada Sabtu pagi, digunakan senjata api laras pendek HS dan Revolver dengan jarak sasaran tembak sejauh 15 meter. “Instruktur memberikan arahan kepada para peserta latihan, diantaranya delapan teori menembak yaitu cara berdiri, pegangan, tarikan nafas, ketepatan pandangan, gambar bidik, remasan picu, tatap fokus, dan perbaiki kedudukan,” jelas Risdianta.
Lanjutnya, dalam latihan menembak yakni perlakukan senjata seolah-olah ada peluru di dalam senjata, jangan memasukan telunjuk/ujung jari di treger/picu sebelum ada aba-aba untuk melakukan penembakan. Jangan mengarahkan laras pada sasaran yang tidak ingin dihancurkan (bukan sasaran tembak), serta memperhatikan keselamatan dan keamanan sekitar.(Rls)










