Doni mengatakan masyarakat kembali membuka penggalangan dana swadaya bagi warga maupun pihak lain yang ingin ikut berpartisipasi membantu penyelesaian pembangunan jalan tersebut.
“Kami akan terus melanjutkan pekerjaan ini. Jika dana kembali terkumpul, gotong royong akan kembali dilakukan. Bahkan jika memungkinkan, beberapa titik tanjakan dan ruas jalan rusak lainnya juga akan kami perbaiki. Semoga semakin banyak pihak yang bersedia ikut membantu,” tutup Doni.
Aksi warga Cawang dan Arang Sapat menjadi potret semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga infrastruktur desa. Di tengah keterbatasan anggaran, mereka memilih bergerak bersama demi memastikan akses transportasi tetap dapat digunakan, sembari berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan kabupaten secara permanen. (Rnr)






