pasang iklan anda di situs rejangnews.com
KOLOM IKLAN/BANNER
Bupati Fikri Sambangi Korban Banjir di SBI dan Kota Padang, Plus Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah
Page 2

Bupati Fikri Sambangi Korban Banjir di SBI dan Kota Padang, Plus Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah

Rejangnews.com || Rejang Lebong — Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Sindang Beliti Ilir dan Kota Padang, Senin (26/012026).

Kunjungan diawali di Desa Lubuk Belimbing, Kecamatan Sindang Beliti Ilir. Di lokasi itu, Bupati Fikri melihat langsung kondisi rumah milik Jamun yang rusak akibat banjir. Ia secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali rumah tersebut, sembari berdialog dengan keluarga korban.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Desa Sukarami, Kecamatan Kota Padang. Di desa ini, Bupati Fikri mengunjungi rumah Ibu Rabani, keluarga korban hanyut akibat banjir yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Kepada warga, Fikri memastikan proses pemulihan hunian dan bantuan sosial berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam pertemuan bersama kepala desa dan camat setempat, Fikri menyampaikan penekanan agar aparatur pemerintahan di tingkat bawah lebih aktif memperhatikan kondisi sosial masyarakat, terutama anak yatim dan putus sekolah.

Karena menurutnya, negara wajib hadir memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi meski orang tua telah tiada.

“Jabatan kepala desa adalah amanah. Amanah itu diuji dari sejauh mana pelayanan kepada masyarakat benar-benar dirasakan,” tegas Fikri.

Fikri menambahkan, kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap warga menjadi tolok ukur utama keberhasilan kepemimpinan di tingkat desa dan kecamatan.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Baznas Rejang Lebong A. Supani, Asisten I Setda Rejang Lebong Boby Harpa Santana, Kepala Dinas Sosial Hambali, serta camat dan kepala desa setempat.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah bersama Baznas menyalurkan bantuan sembako dan dana sosial kepada warga terdampak banjir.

Selama peninjauan, warga tampak berinteraksi langsung dengan rombongan pejabat, menyampaikan keluhan sekaligus harapan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak dinilai menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memulihkan rasa aman pascabencana. (Rnr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top