Menurut Bupati selama peninjauan, teridentifikasi tiga penyebab utama banjir: pertama sedimentasi yang menumpuk di drainase, lalu kapasitas saluran air yang terbatas, dan curah hujan yang tinggi. Ia juga meminta camat, lurah, hingga RT dan RW menggerakkan warga membersihkan saluran air secara gotong royong.
Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memperkuat edukasi publik agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. “Sampah yang menyumbat drainase memperparah banjir. Kesadaran warga sangat penting,” tegas Fikri. (rnm)











