pasang iklan anda di situs rejangnews.com
KOLOM IKLAN/BANNER
Tim Mabesad Evaluasi TMMD di Seguring, Bupati Tekankan Akuntabilitas dan Dampak Ekonomi

Tim Mabesad Evaluasi TMMD di Seguring, Bupati Tekankan Akuntabilitas dan Dampak Ekonomi

Rejangnews.com || Rejang Lebong — Tim Pengawas dan Evaluasi Markas Besar TNI Angkatan Darat meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kamis, 26 Februari 2026. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana dan target capaian.

Tim Wasev yang dipimpin Kolonel Inf Sambas bersama Mayor Inf Tunggul turun langsung ke sejumlah titik sasaran fisik dan nonfisik. Mereka didampingi Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, serta Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.

Dalam sambutannya, Fikri menegaskan pengawasan dan evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya menjamin mutu pelaksanaan program dan akuntabilitas pembangunan.

Ia menyebut penetapan Desa Seguring sebagai lokasi TMMD telah melalui pertimbangan strategis, terutama untuk mendukung konektivitas wilayah dan peningkatan kualitas hidup warga.

Menurut dia, hasil pembangunan tidak boleh berhenti pada tahap penyelesaian fisik. “Infrastruktur yang dibangun harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Bupati.

Ketua Tim Wasev, Kolonel Sambas, mengatakan evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja satuan tugas sejak tahap perencanaan hingga penutupan kegiatan. Ia menekankan pentingnya efektivitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Program TMMD, kata dia, merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, serta masyarakat. “Kegiatan ini digelar serentak secara nasional guna mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah terpencil dan tertinggal,” ungkapnya.

Sasaran TMMD di Seguring mencakup pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, irigasi, sanitasi, sekolah, talud, pos keamanan lingkungan, dan fasilitas umum lainnya.

Adapun kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan pertanian, kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, donor darah, perpustakaan keliling, khitanan massal, hingga pembagian sembako.

Selain itu, terdapat program unggulan TNI AD seperti Integrated Farming, TNI Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni, percepatan penurunan stunting, penanaman pohon, serta kegiatan kebersihan lingkungan.

Tim Wasev juga mengingatkan Dansatgas TMMD agar mengantisipasi kendala cuaca, terutama pada musim hujan, sehingga target penyelesaian 100 persen dapat tercapai tepat waktu. Dukungan operasional pun diminta digunakan sesuai peruntukan dan tertib administrasi.

Menutup arahannya, Sambas mengajak seluruh pihak menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga mengapresiasi sinergi dan gotong royong yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kegiatan peninjauan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perwakilan Korem 041/Gamas, Anggota DPRD Rejang Lebong Putra Mas Wigoro, organisasi perangkat daerah, serta warga setempat yang menyambut antusias pelaksanaan program tersebut. (Rnm)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top