Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari salah satu agen, Manager Putri Cempaka Lestari, Nowan menyampaikan, tentu para agen sangat menyayangkan jika beberapa pangkalan menjual Gas LPG melebihi HET.
“Pastinya kami akan memberikan peringatan ke beberapa pangkalan yang nakal, baik berupa SP 1, maupun pemutusan kontrak kerjasama jika pangkalan masih bermain kedepannya,” tegas Nowan.
Sementara, Kepala Dinas Perindagkop, Anes Rahman mengatakan, pertama sidak ini untuk memastikan kesiapan kuota Gas LPG 3 Kg dalam menghadapi liburan Nataru.
Selain itu, pihaknya juga menindaklanjuti beberapa laporan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kg belakang ini. “Setelah dilakukan sidak ternyata kuota Gas LPG 3 kg tidaklah langka, sudah sesuai dengan kuota yang ada, hanya saja muncul panic buying di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Bahkan, informasi dari para agen, bakal ada tambahan kuota untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kg dalam menghadapi liburan Nataru ini. (Ade)






