
Ia juga memerintahkan jajaran untuk melaporkan secara detil dan real data aktual hasil di lapangan sebagai dasar dalam mengevaluasi dan mengambil keputusan, karena hal ini merupakan upaya Bersama untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi.
“Apabila ada penolakan dari masyarakat ataupun hoax dan narasi-narasi negatif terhadap program vaksinasi seluruh jajaran TNI agar membantu menjelaskan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 bukan konspirasi global tetapi adalah fakta yang harus kita hadapi Bersama”tegasnya.
Panglima TNI juga menambahkan Pemerintah telah menetapkan PPKM darurat di Jawa, Bali mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021, Ia berharap rencana tersebut sudah dipahami oleh seluruh jajaran TNI.
Setelah sambutan dari Panglima TNI dilanjutkan paparan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr.(Han)., terkait dengan konsep operasi PPKM darurat. Dalam paparannya Asops menyampaikan bahwa tugas pokok TNI adalah melaksanakan operasi PPKM darurat dan serbuan vaksinasi di wilayah Jawa dan Bali dalam rangka menekan lonjakan kasus penyebaran Covid-19 dan mewujudkan herd imunity.










