“Setiap era memiliki tantangan, peluang, kekuatan, dan keterbatasan yang berbeda. Dahulu, kepahlawanan diwujudkan dengan semangat melawan kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial. Kini, semangat itu harus beralih ke upaya membangun kemakmuran, menciptakan kesejahteraan sosial yang inklusif, dan mewujudkan perlindungan sosial untuk seluruh rakyat,” tambahnya.
Meskipun perjuangan para pahlawan telah mencapai tujuannya dengan terbentuknya NKRI, harapan kini tertuju pada lahirnya sosok pahlawan baru yang mampu memberikan pencerahan dan harapan, serta memimpin bangsa menuju kemajuan di berbagai sektor kehidupan.
“Ini bisa dilakukan oleh siapa saja, dan setiap peringatan Hari Pahlawan seharusnya menjadi momentum untuk melahirkan semangat baru. Mari kita terapkan nilai-nilai kepahlawanan dalam tindakan nyata, dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita demi kebaikan bersama,” ujar Kasdam.
Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menjadi pengingat akan jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Di akhir pidatonya, Kasdam XVIII/Kasuari mengajak seluruh peserta untuk menjaga dan melindungi negara dari segala ancaman, baik dari dalam maupun luar. (Rilis Pendam XVIII/Ksr)










