“Rampungnya Jembatan Perintis Garuda di Desa Tik Sirong diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat,” harap Agung.
Menurutnya, akses yang kembali terbuka akan membantu memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan hadirnya jembatan yang lebih kokoh dan layak, masyarakat Desa Tik Sirong kini tidak lagi harus terlalu khawatir akses utama mereka kembali terputus ketika musim hujan tiba.
Jembatan Perintis Garuda pun diharapkan menjadi infrastruktur yang mampu menopang aktivitas warga sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (Rnm)










