Bullying Siswa SD di Rejang Lebong Berujung Damai, Ini Tindakan Dikbud
Page 2

Bullying Siswa SD di Rejang Lebong Berujung Damai, Ini Tindakan Dikbud

Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi, S.Pd, M.Pd.

“Selain itu, untuk sementara waktu para siswa tidak mengikuti pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, proses belajar dilakukan secara daring dengan pengawasan guru kelas dan wali kelas,” jelas Zakaria.

Dikbud juga mengakui bahwa sebelumnya pihak sekolah sempat menangani persoalan ini. Namun, penyelesaian belum optimal karena tidak melibatkan orang tua siswa. Ke depan, sekolah diminta agar selalu menghadirkan orang tua dalam setiap penyelesaian masalah siswa agar tidak berkembang menjadi konflik lebih besar.

Meski demikian, pihak Dikbud memastikan tidak ada unsur kelalaian sekolah karena kejadian berlangsung di luar jam belajar.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dikbud Rejang Lebong meminta perketat pengawasan di lingkungan sekolah, terutama saat jam istirahat. Selain itu, akan diterbitkan surat edaran serta dilakukan pembinaan kepada para guru agar lebih aktif mengawasi siswa.

“Langkah sosialisasi juga akan terus digencarkan melalui berbagai forum, termasuk pertemuan kepala sekolah dan media massa, guna meminimalisir kasus bullying siswa Rejang Lebong terulang di masa mendatang,” pungkasnya. (Ade)

BACA JUGA:  Sekolah Favorit, Masalah Lama: SPMB SMAN 1 Rejang Lebong Disoal Lagi
Space Iklan
Bayar Disini Aja
Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top