“Pasokan dari luar daerah berkurang, sementara stok lokal juga banyak diminati, termasuk untuk kebutuhan dapur MBG di Rejang Lebong,” ujarnya.
Untuk menekan potensi inflasi, TPID Rejang Lebong menyiapkan langkah intervensi melalui pelaksanaan pasar murah. Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bapokting hingga akhir tahun.
“Pasar murah menjadi salah satu upaya kami agar harga tetap terjaga. Ini juga akan menjadi bahan evaluasi dalam pengendalian inflasi menghadapi tahun 2026,” pungkasnya.
Hadir juha dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Rejang Lebong, Kompol Risdianta, Kasdim Rejang Lebong, Kepala Bulog, Staf Ahli Bupati Rektor Vande Armada, Kadis Perindag, Anes Rahman, Kadis Pertanian dan Perikanan, Suradi Rifa’i, Perwakilan Badang Pusat Statistik dan segenap Tim TPID kabupaten Rejang Lebong. (Rnr)







