“Jalur ini sangat penting bagi warga. Karena itu penanganan harus dilakukan cepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” tegasnya.
Pembersihan material longsor dilakukan secara manual dibantu alat berat ringan milik BPBD Rejang Lebong. Sinergi antara TNI, BPBD, dan relawan Kemensos membuat proses pembukaan jalan berjalan lebih cepat.
Warga pun menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat yang dilakukan tim gabungan, khususnya jajaran TNI yang langsung hadir di lokasi bencana.
“Kalau terlambat ditangani, kami pasti kesulitan keluar masuk desa. Terima kasih TNI dan BPBD yang langsung bergerak cepat,” ujar salah seorang warga.
Hingga siang hari, akses jalan mulai dapat dilintasi kendaraan roda dua. Tim gabungan masih terus melakukan pembersihan dan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. (rnm)






