Sementara, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) Mayjen TNI Budi Prijono menyampaikan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kolonel Inf Kustiman selaku Ketua Tim Sosialisasi, menyebutkan bahwa pengelolaan BMN bidang PSP dan Wasdal masih sering tidak dilakukan dengan baik oleh Satker. Hal ini boleh jadi karena kurangnya tanggung jawab satuan atau karena kemampuan pemahaman yang terbatas bagi penyelenggara pengelolaan BMN satuan itu sendiri.
“Atas dasar latar belakang diatas, kegiatan peningkatan kemampuan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya Pusat BMN Baranahan Kemhan dalam meningkatkan kemampuan teknis pengelolaan BMN bidang PSP dan Wasdal pada tingkat pelaksana fungsi di masing-masing Satker di lingkungan Kemhan dan TNI,” ujar Budi.

Lanjutnya, adapun hal yang perlu digaris bawahi adalah, bahwa yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan BMN bidang PSP dan Wasdal di lingkungan Kemhan dan TNI adalah para komandan satuan (Dansat). Meskipun, dalam pelaksanaannya adalah tugas masing-masing staf yang menangani bidang logistik tersebut.










