Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat melalui sistem swakelola, penunjukan langsung hingga program padat karya. Langkah tersebut dinilai mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
“Masyarakat diberdayakan sebagai tenaga kerja agar manfaat program benar-benar dirasakan langsung oleh warga desa. KDMP diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mendukung tata niaga modern di pedesaan,” tambahnya.
Ke depan, Gerai KDMP Duku Ilir tidak hanya melayani kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga akan mendukung ketahanan pangan dan energi desa. Setiap gerai KDMP nantinya memiliki empat layanan utama, yakni penyediaan sembako, distribusi elpiji, kebutuhan pertanian seperti pupuk dan alat pertanian, serta layanan simpan pinjam untuk masyarakat.
Kehadiran Gerai KDMP Duku Ilir yang telah selesai dibangun pun disambut antusias warga. Masyarakat berharap koperasi tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Rnm)









