Upaya kepolisian tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tapi juga pendekatan persuasif dan edukatif. Salah satunya adalah kegiatan “Jumat Curhat” yang diadakan oleh Polres dan Polsek. Dalam forum ini, masyarakat diajak berdialog secara terbuka dengan pihak kepolisian, termasuk membahas isu-isu seperti narkoba dan judi online.
Sosialisasi ini dijalankan langsung oleh para Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan kelurahan, menjadikan edukasi terasa lebih dekat dan akrab.
Peran Masyarakat: Deteksi Dini dan Pemberdayaan
Menyadari bahwa peran polisi tidak bisa berdiri sendiri, berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam gerakan pencegahan.
Di lingkungan pendidikan tingkat SMA, terbentuk Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) yang dijalankan oleh siswa—perannya mirip dengan OSIS. Satgas ini berfokus pada deteksi dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Jika ditemukan indikasi, mereka segera berkoordinasi dengan guru dan pihak sekolah untuk penanganan lebih lanjut. Pendekatan yang diambil bukan hanya berupa hukuman, melainkan juga peluang untuk rehabilitasi dan pemulihan,” jelas Asep Suparman, Wakil Ketua SANS Rejang Lebong.






