pasang iklan anda di situs rejangnews.com
KOLOM IKLAN/BANNER
Viral di Medsos! Duel Siswi SMPN 22 Rejang Lebong Dipicu Masalah Sepele

Viral di Medsos! Duel Siswi SMPN 22 Rejang Lebong Dipicu Masalah Sepele

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Video perkelahian siswi SMPN 22 Rejang Lebong, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, viral di media sosial dan menjadi perhatian warga, Minggu (3/5/2026).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di lingkungan SMPN 22 Rejang Lebong, Desa Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu. Usai video beredar luas, pihak kepolisian dari Polsek Bermani Ulu langsung bergerak cepat melakukan penanganan.

Kapolsek Bermani Ulu bersama Bhabinkamtibmas dan anggota piket mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi dari perangkat Desa Air Pikat sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan hasil penelusuran, perkelahian melibatkan dua siswi kelas 9 SMPN 22 Rejang Lebong yang masih berusia 14 tahun.

Disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas AKP M Hasan Basri. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pribadi terkait celana yang dipinjamkan dalam kondisi masih kotor saat dikembalikan.

“Perselisihan kemudian berlanjut melalui percakapan WhatsApp hingga keduanya sepakat bertemu dan berkelahi di area sekolah,” jelas Kasi Humas.

Selajutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, kedua pelajar tersebut datang ke SMPN 22 Rejang Lebong dan terlibat perkelahian satu lawan satu yang disaksikan sejumlah teman mereka. Beberapa siswa terlihat merekam kejadian menggunakan ponsel, sementara lainnya mencoba melerai.

Video duel pelajar itu kemudian tersebar di media sosial dan menjadi viral di kalangan masyarakat Rejang Lebong.

“Usai kejadian, kedua siswi bersama keluarga langsung menjalani pengobatan di RSUD Curup dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bermani Ulu,” ungkap Hasan.

Polisi kemudian melakukan langkah cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, mengumpulkan barang bukti, hingga memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak.

Mediasi berlangsung di rumah Sekretaris Desa Air Pikat dan dipimpin langsung Kapolsek Bermani Ulu IPTU R Pasaribu SH MH. Pertemuan itu turut dihadiri perangkat desa, Bhabinkamtibmas, pihak Reskrim, serta orang tua para pelajar yang terlibat.

Hasil mediasi menyepakati bahwa kasus perkelahian siswi SMPN 22 Rejang Lebong tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua keluarga sepakat berdamai dan tidak melanjutkan perkara ke proses hukum.

Selain itu, para siswa yang merekam maupun menyaksikan kejadian juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga kedua pelajar yang berkelahi.

“Pihak kepolisian memastikan situasi di wilayah tersebut dalam keadaan aman dan kondusif setelah proses mediasi selesai dilaksanakan pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB,” pungkas Kasi Humas. (Rnr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top