pasang iklan anda di situs rejangnews.com
KOLOM IKLAN/BANNER
Setahun Dipimpin Fikri–Hendri, IPM Rejang Lebong Naik dan Infrastruktur Dikebut
Page 5

Setahun Dipimpin Fikri–Hendri, IPM Rejang Lebong Naik dan Infrastruktur Dikebut

Rejangnews.com || Rejang Lebong — Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mencatat sejumlah capaian pembangunan selama hampir satu tahun kepemimpinan Bupati Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja.

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perbaikan infrastruktur, hingga raihan penghargaan nasional menjadi sorotan dalam sarasehan jelang satu tahun pemerintahan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pada Jumat (23/01/2026).

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari mengatakan satu tahun kepemimpinan merupakan fase awal untuk meletakkan fondasi pembangunan daerah sekaligus bahan evaluasi untuk menentukan langkah ke depan.

“Amanah ini tidak ringan. Berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintahan, DPRD, Forkopimda, media, dan partisipasi masyarakat,” ujar Fikri.

Selama periode Februari–Desember 2025, IPM Rejang Lebong meningkat dari 74,53 menjadi 75,87. Angka kemiskinan juga tercatat menurun dari 14,65 persen menjadi 11,71 persen. Pemerintah daerah menilai capaian tersebut sebagai indikator awal perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Di sektor pendidikan, Rejang Lebong masuk dalam program nasional SMA Unggul Garuda. Desa Mojorejo ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan bertaraf internasional, menjadikan Rejang Lebong salah satu dari empat daerah terpilih dari 20 kuota nasional.

Pemerintah daerah juga menjalankan kebijakan sekolah gratis serta Program Orang Tua Asuh bagi anak yatim piatu dan penyandang disabilitas yang telah menjangkau 1.287 anak.

Pembangunan infrastruktur difokuskan pada perbaikan jalan dan jembatan strategis. “Sejumlah ruas jalan kabupaten, termasuk Jalan Sukowati dan Sukaraja–Pasar Atas, diperbaiki untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi,” jelas Bupati.

Pemulihan fungsi jembatan Talang Benih–Dusun Sawah dan Duku Ulu, serta penataan drainase kawasan Curup, diklaim mampu mengurangi genangan dan banjir.

Pada sektor kesehatan, Rejang Lebong mencatat skor percepatan penurunan stunting sebesar 79,27 dan menempati peringkat ketiga terbaik di Provinsi Bengkulu. Daerah ini juga menjadi satu-satunya kabupaten di Bengkulu yang meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa sebagai Kabupaten/Kota Sehat.

Wakil Bupati Hendri Praja menambahkan, perbaikan tata kelola pemerintahan mendorong Rejang Lebong keluar dari zona merah penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi dan mencapai zona hijau pada akhir 2025. “Selain itu, pemerintah daerah membuka kembali 69 status aparatur sipil negara yang sebelumnya terblokir,” tambah Wabup.

Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menerima sejumlah penghargaan tingkat nasional dan provinsi, termasuk di bidang kesehatan dan keterbukaan informasi publik. Sarasehan tersebut juga diisi dialog interaktif yang disiarkan secara daring sebagai bagian dari upaya transparansi capaian pemerintahan. (Rnm)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top