Rejangnews.com || Rejang Lebong – Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Curup ke-146, sebanyak 700 crosser dari berbagai provinsi di Indonesia ikut menaklukkan 30 Kilometer (Km) jalur istimewa dalam event Event Seni dan Adventure On The Street (SAOS) Fest, Sabtu (23/05/2026).
Menariknya, jalur istimewa ini tidak hanya memacu adrenalin di lintasan ekstrem, para rider juga diajak menikmati keindahan destinasi wisata alam khas Rejang Lebong yang terkenal dengan panorama pegunungan, udara sejuk, hingga spot wisata eksotis yang mulai menjadi sorotan nasional.
Seperti disampaikan Ketua Pelaksana, Hidayatullah, peserta datang dari berbagai wilayah seperti Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat hingga sejumlah daerah lainnya. Kehadiran ratusan rider atau crosser tersebut membuat SAOS Fest 2026 menjadi salah satu event trail adventure paling meriah di Provinsi Bengkulu
“Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong bersama Komunitas Trail Adventure Curup (TAC),” ungkapnya.
Terpantau, pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong, Dr Hendri Praja, S.STP, M.Si, di Lapangan Kantor Kecamatan Curup Utara sebagai titik start para peserta.
Tak hanya sekadar olahraga otomotif, SAOS Fest 2026 juga menjadi sarana efektif mempromosikan destinasi wisata Rejang Lebong ke tingkat nasional.
Sejumlah objek wisata yang berada di sekitar jalur trail turut diperkenalkan kepada peserta, seperti Danau Bermanei Talang Kering hingga kawasan wisata tanjakan Desa Tabarenah dengan panorama pegunungan yang indah.
Hidayatullah, menambahkan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata komunitas Trail Adventure Curup terhadap pengembangan sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, olahraga trail memiliki keunggulan tersendiri karena mampu menjangkau kawasan wisata alam yang belum banyak dikenal masyarakat luas.
Dengan hadirnya ratusan rider dari luar daerah, promosi wisata Rejang Lebong diyakini semakin meluas melalui dokumentasi dan publikasi di media sosial para peserta.
“Ini bentuk sinergi nyata antara komunitas trail dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata. Para peserta bisa langsung menikmati keindahan alam Rejang Lebong sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai provinsi. Ia menilai event SAOS Fest 2026 memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor wisata daerah.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta membuat tingkat hunian hotel meningkat drastis. Selain itu, pelaku UMKM lokal juga ikut merasakan dampak ekonomi karena ramai dikunjungi rider dari luar daerah.
“Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, destinasi wisata Rejang Lebong semakin dikenal luas. Hotel-hotel penuh, UMKM juga ramai dikunjungi peserta dari luar daerah,” ungkapnya.
Riki melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan terus mendukung event berbasis wisata dan komunitas sebagai bagian dari strategi memperkuat identitas daerah sebagai kabupaten wisata di Provinsi Bengkulu.
Meriahnya SAOS Fest 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat mampu menghadirkan event yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berdampak nyata terhadap promosi wisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Rejang Lebong dinilai semakin siap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sumatera. (Rnr)










