Mayat Warga Lubuk Linggau Ditemukan Hanyut di Sungai Kelingi Rejang Lebong

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Warga desa Muara Talita, kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), kabupaten Rejang Lebong (RL) dihebohkan dengan penemuan mayat yang tampak hanyut di aliran Sungai Kelingi di desa setempat, Minggu (13/06/2021) pukul 12.10 wib.

Informasi terhimpun, mayat ditemukan tanpa mengunakan baju dan hanya menggunakan celana jenis jeans panjang. Untuk identitasnya diketahui merupakan warga Bukit Sulap, kelurahan Wira Karya, kecamatan Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau. Mayat tersebut pertama dilihat oleh salah satu warga setempat pada Minggu siang dan langsung melaporkan perihal penemuan tersebut ke pihak polsek PUT.

Dikonfirmasi Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno, S.IK MH melalui Kapolsek PUT Iptu Tomy Sahri membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. “Saat warga melapor ke kantor, kita langsung mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut,alu pihak Polsek PUT bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas PUT, lantaran Dokter di Puskesmas tidak ada, sehingga kita rujuk ke Rumah Sakit yang ada di Kota Lubuk Linggau,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat petugas berhasil mengevakuasi korban dan diperiksa ternyata di celana korban ditemukan kartu ATM dan Kartu Keluarga yang diketahui identitasnya bernama Prina Denny (30) warga Lubuk Linggau. Lalu saat dilakukan pemeriksaan medis Visum Et Repetrum (VER) di Rumah Sakit, pada tubuh korban terdapat luka robek pada kepala 3 garis, luka robek pada telinga kanan, luka robek pada pelipis mata kanan dan mata kiri, kemudian luka robek pada bagian kepala belakang dan luka pada tangan kiri serta luka robek pada dagu kiri.

“Kita rujuk ke rumah sakit sekira pukul 14.10 wib, saat sudah diketahui identitasnya, pihak kita langsung menghubungi keluarga korban dan keluarga korban menkonfirmasi jika jasad tersebut benar identitas sesuai yang tertera di kartu keluarga, sehingga langsung dibawa ke rumah duka sekitar pukul 17.00 wib untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, berdasarkan hasil VER jika jasad korban sudah berumur dua hari, untuk motif dan penyebab ia meninggal dunia dalam keadaan hanyut masih dilakukan penyidikan lebih lanjut. (Ade)

Tinggalkan Balasan