Bandar Narkoba di Rejang Lebong Diringkus Beserta 6 Orang Sedang Pesta Sabu

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Prestasi super gemilang kembali diraih jajaran Polres Rejang Lebong. Pasalnya, mereka berhasil meringkus JA (31) warga Simpang Beliti, Binduriang, yang merupakan bandar besar narkotika jenis sabu untuk wilayah Rejang Lebong (RL), bahkan 6 orang lainnya ikut diamankan, lantaran tengah melakukan pesta sabu di rumah tersangka, Rabu (08/09/2021) pukul 15.00 wib.

Informasi terhimpun, jajaran Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) dalam melakukan penangkapan dan pengrebekan tersebut dibantu juga oleh jajaran Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Sabhara Polres RL dan Polsek Sindang Kelingi.

Kronologis penangkapan bermula dari laporan warga jika JA sedang berada di Jalan Lintas, desa Ujan Panas, kecamatan PUT. Sehingga pihak kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek PUT, Iptu Tomy Sahri, SH., MH langsung menuju lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap JA. Alhasil, saat ditangkap ternyata JA sedang bersama seorang perempuan WG (25) warga Binduriang yang juga langsung ikut serta diamankan.

Setelah itu, jajaran kepolisian langsung mengajak tersangka ke kediamannya di desa Simpang Beliti. Mirisnya, saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, ternyata ada juga 6 orang lainnya tengah asyik melakukan pesta narkoba jenis sabu. Sehingga mereka juga ikut langsung diamankan.

Dari 6 orang yang diamankan tersebut adalah warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, mereka adalah AJ (30), TC (36), EJ (18), IW (53) dan BO (30) serta satunya lagi warga FR (32) warga desa Pal VIII, Bermani Ulu Raya (BUR).

Untuk barang bukti yang diamankan dari para tersangka adalah Narkotika jenis Inex, satu pucuk senpi rakitan jenis Revolver, 5 Butir Amunisi jenis F, 1 buah sajam jenis pisau dapur dan 7 unit Handphone serta 1 unit mobil jenis DFSK warna putih BD 1721 KE

Parahnya, saat ingin membawa seluruh terduga tersangka yang berjumlah 8 orang ke Mapolsek PUT, situasi para warga setempat terprovokasi melakukan kericuhan dengan cara melempar batu ke arah para anggota kepolisian. Sehingga mengakibatkan mobil operasional milik Polsek PUT kacanya pecah di beberapa titik. Namun situasi yang sempat memanas tersebut langsung ditindaklanjuti untuk segera kondusif kembali.

Dikonfirmasi Kapolres RL, AKBP Puji Prayitno membenarkan adanya peristiwa penangkapan bandar narkoba tersebut dan untuk situasi di wilayah tersebut juga sudah kondusif kembali. “Tidak ada kericuhan, hanya saja warga melempari batu ke arah mobil operasional kita.bPihak kita juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat setempat untuk menghindari terjadinya kericuhan yang lebih besar dan Alhamdulillah warga setempat mengiyakan untuk tidak membuat kericuhan kembali dan mau membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika,” pungkas Kapolres.(Ade)

Tinggalkan Balasan